Tim Diskursus

Founder
(Sebab, semua butuh Mitos Asal-Usul)

Berawal dari orang-orang yang suka ngobrol dan diskusi, suka kajian, “so idealis”, namun tetap berbenturan dengan realitas yang menjengkelkan. Awalnya kami menyebarluaskan obrolan itu di saluran Whatsapp, bukan website, hanya untuk seru-seruan aja, loh kok malah langganan hosting dan jadi website. Tujuannya hanya agar obrolan dan ide-ide liarnya diarsipkan dan mencoba menyebarluaskan. Sebetulnya tidak ada struktur.

Ilham Ramdhani

Kepala Suku Bagian Kiri

Reza Fauzi Nazar

Kepala Suku Bagian Tengah

Abdul Haris Citra Atmaja

Abdul Haris Citra Atmaja

Kepala Suku Bagian Kanan

Redaksi

Tugasnya unik, sedikit tidak jelas. Kadang ngedit, kadang baca, kadang muncul dengan tulisan orang, tulisannya sendiri yang entah ditulis jam berapa. Mereka bukan sekadar editor, bukan kurator, lebih tepatnya penadah tulisan dari warung wacana yang tidak pernah tutup.

Muhammad Algan Nasrulhaq

Asistennya Sekretaris Pribadi

Alfatan Zuliansyah

Pimpinan Redaksi

Rahmat Rizal

Sekretaris Pribadi Redaktur

Editor

Mereka dibaiat jadi editor, tapi jarang mengedit. Lebih sering yang mengedit malah Founder dan Pimrednya, tapi gak masalah, santai aja. Mereka mencoba mengembangkan ke media arus utama model instagram biar lebih ramah Gen-Z. Nama mereka mejeng sebagai editor diskursus.ID dan peran mereka tidak remeh. Pencatutan nama itu biasa buat pemenuhan administratif kan?

Hisyam Abdul Hakim Lubis

Abdul Mughni Siddiq

Abdul Mughni Siddiq

Jodi

Adrian Farhan Mubarok

Kami tidak tahu siapa yang paling waras, tapi semua orang punya peran, mereka semua punya andil dan dianggap sebagai pengelola bersama tanpa ada struktur macam organisasi kampus yang rebutan jadi Ketua, bahkan punya akses akun website. Jadi ya, jalan terus aja.