“cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan” Tidak dalam kapasistas membenarkan atau menyalahkan, riuh gemuruh perbincangan yang lahir sebagai efek domino dari unggahan digital mengenai issue alumni pemenang beasiswa LPDP yang berakibat membuka kembali perdebatan klasik tentang nasionalisme, tanggung jawab ...
hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk ...
Kota Baghdad memerah darah, legam dengan tinta hitam akibat serangan Hulagu Khan (Mongol) pada tahun 1258 Masehi. Sekitar 500.000 manusia mati dibunuh, buku-buku di perpustakaan Baghdad hancur lebur, dan bersamaan dengan itu, masa kejayaan peradaban Islam lumpuh, runtuh! Hancurnya perpustakaan ...
Tulisan ini mengkaji adaptasi masyarakat Sunda terhadap aksara Pegon—aksara turunan Arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa-bahasa lokal—sebagai medium kultural, intelektual, sekaligus sakral yang membentuk praktik keagamaan, pendidikan, serta memori kolektif Islam di Jawa Barat dan dalam jejaring dunia Samudra Hindia. ...
Judul Buku: Sibawaih Mu’tazilian: Hafriyat fi Metafizika an-Nahw al-Arabi Penulis: Idris Maqbul Penerbit: Al-Markaz al-Arabi, Beirut Tahun Terbit: 2015 Tautan: https://www.researchgate.net/profile/Driss-Makboul Pengantar Karya dari Idris Maqbul ini merupakan upaya intelektual yang cukup ambisius untuk melacak jejak rasionalisme—melalui upaya pengumpulan data, perbandingan, dan inferensi—Muktazilah dalam korpus nahwu paling fundamental, al-Kitab karya Sibawaih. Ia menelusuri benang merah yang menghubungkan postulat, premis, ...