Seorang anak SD bunuh diri karena tak memiliki uang kurang dari Rp10.000 untuk membeli buku dan pena. Di negara yang sama, pemerintah dengan tenang menghabiskan triliunan rupiah untuk program makan bergizi, forum internasional, dan proyek-proyek besar yang fotonya selalu rapi ...

Hari ini, jalan layang Pasupati tidak sekadar lintasan beton. Ia menjelma mimbar. Puluhan sopir bus pariwisata memarkirkan kendaraannya bukan untuk menunggu penumpang, tapi untuk menyuarakan kesedihan. Mereka bukan orator, bukan juru bicara partai. Tapi hari ini, mereka bersuara. “Kami bukan ...

Angin bertiup dari pegunungan Priangan, menyisir pepohonan yang menua dalam doa, mengalirkan aroma kemenyan dan suara azan, dalam satu hembusan: Tradisi dan Islam, dua sungai yang tidak bersaing, tapi bersanding. Sudah seharusnya, warisan leluhur tidak diperlakukan sebagai fosil mati, melainkan ...

Di negeri di mana fajar menyingsing di atas ribuan pulau, ada sebuah pertempuran yang tak pernah diberitakan oleh genderang perang. Ini adalah pertempuran sunyi di dalam ruang-ruang kelas yang retak, di bawah atap bocor yang membocorkan mimpi, dan di atas ...

Beberapa waktu lalu, saat menunggu anak saya pulang sekolah, seperti kebanyakan “manusia modern”, saya membuka media sosial untuk sekadar “scrolling.” Di sana, beragam konten bermunculan, tak luput konten tentang kebugaran, olahraga, serta tips menjaga kesehatan tubuh begitu melimpah. Tubuh barangkali menjadi ikon zaman ini, semacam perwujudan pepatah kuno yang sudah kita dengar sejak bangku SD: mens sana in corpore sano—dalam ...