Dalam esai seminarnya, “The Unhappy Marriage of Marxism and Feminism”, Heidi Hartmann menggunakan metafora pernikahan untuk menggambarkan hubungan yang timpang antara teori Marxis dan analisis feminis. Menurutnya, hubungan ini menyerupai pernikahan dalam hukum umum Inggris abad ke-19: Marxisme dan feminisme ...

Hidup manusia selalu dikelilingi oleh mitos. Ia tidak pernah benar-benar pergi; ia hanya berganti rupa. Jika pada masa lalu mitos hadir dalam kisah para dewa, roh alam, dan kekuatan adikodrati, maka hari ini ia tampil lebih sederhana, lebih akrab, dan ...

Beberapa waktu lalu, saat menunggu anak saya pulang sekolah, seperti kebanyakan “manusia modern”, saya membuka media sosial untuk sekadar “scrolling.” Di sana, beragam konten bermunculan, tak luput konten tentang kebugaran, olahraga, serta tips menjaga kesehatan tubuh begitu melimpah. Tubuh barangkali ...

Prof. Bambang Q-anees datang menengok Kebul. Seperti biasa, beliau menanyakan kabar, dan tentu, kami ngawangkong, berbincang ngalor-ngidul, menyusuri topik-topik kecil dan besar dalam suasana yang santai, kadang serius, kadang tertawa sampai lupa bahwa sedari tadi belum ada yang beli buku. ...

Bila kita membaca Editorial Media Indonesia bertajuk “Derita Rakyat Bukan Ladang Konten” menggambarkan aktivitas yang mengusik nurani publik. Betapa tidak, aksi bejad pejabat dalam tajuk itu disebutkan, “Namun, ternyata ada pejabat dan elite politik yang mendatangi lokasi bencana dengan penampilan yang teatrikal disertai rombongan dokumentasi dan gestur dramatis. Wajar jika banyak yang menyebut mereka menjadikan situasi bencana sebagai panggung pencitraan.” ...