Indonesia secara konstitusional menegaskan dirinya sebagai negara hukum. Prinsip ini mengandung konsekuensi bahwa hukum harus berdiri di atas kekuasaan, membatasi tindakan negara, serta menjamin kesetaraan setiap warga di hadapan aturan. Namun dalam praktik penegakan hukum, kerap terlihat jarak yang mengkhawatirkan ...
Setiap pagi, aku berdiri di depan kelas, memandang puluhan pasang mata yang baru saja selesai menunduk, merapal doa dengan khusyuk. Di negeri ini, Tuhan selalu dilibatkan dalam setiap pembukaan hari dan setiap awal pembelajaran. Namun, ironisnya, saat lembar ujian mulai ...
Hidup di dunia ini kadang mirip kayak main game RPG. Kita sibuk leveling lewat rutinitas harian: bangun pagi, terjebak macet, kerja demi angka di rekening, lalu tidur lagi. Di tengah kepungan aktivitas yang super padat itu, ada sebuah “tabir” bernama ritualitas ibadah. Masalahnya, ...
Di negeri di mana fajar menyingsing di atas ribuan pulau, ada sebuah pertempuran yang tak pernah diberitakan oleh genderang perang. Ini adalah pertempuran sunyi di dalam ruang-ruang kelas yang retak, di bawah atap bocor yang membocorkan mimpi, dan di atas ...
Dalam lanskap pemikiran filsafat barat, Immanuel Kant memberikan batasan tegas antara fenomena dunia sebagaimana ia menampakkan diri kepada indra manusia melalui ruang dan waktu serta nomena, yakni kebenaran sejati yang berada di balik penampakan tersebut (das Ding an sich atau hakikat dari benda itu sendiri). Ketika kerangka berpikir Kantian ini ditransplantasikan ke dalam jagat hukum, kita menemukan sebuah benturan mendasar ...