“Uneasy lies the head that wears a crown.” (Resah terletak di kepala yang mengenakan mahkota) – Shakespeare, Henry IV, Part 2 Kisah Si Anak Kamboja dan Janji Bonus Wall Street Pada suatu senja di New York, di antara deru kereta ...

Hidup di dunia ini kadang mirip kayak main game RPG. Kita sibuk leveling lewat rutinitas harian: bangun pagi, terjebak macet, kerja demi angka di rekening, lalu tidur lagi. Di tengah kepungan aktivitas yang super padat itu, ada sebuah “tabir” bernama ritualitas ibadah. Masalahnya, ...

Demokrasi terlalu lama didikte oleh mitos bahwa suara rakyat selalu identik dengan kebenaran. Padahal, demokrasi tidak pernah menjamin kesejahteraan, ia hanya merupakan mekanisme artikulasi kehendak umum—yang tetap perlu diuji, dibatasi, dan dikoreksi. Pasca-Reformasi 1998, demokratisasi dirayakan sebagai pembebasan dari orde ...

Walahan bi-Dzikrika ila Dzikrika إِلٰهِي وَأَلْهِمْنِي وَلَهًا بِذِكْرِكَ إِلَىٰ ذِكْرِكَ Ilahi, ilhamkanlah kepadaku walah—ekstasis rindu—dengan dzikir-Mu menuju dzikir-Mu. Ketakhinggaan dalam Satu Larik Di antara banyak teks doa dalam khazanah spiritual Islam, Munajat Syakbaniyyah menempati posisi istimewa. Ia bukan sekadar permohonan, ...

Sejarah awal Ahlussunnah tidak dapat dilepaskan dari konteks pertarungan intelektual dan kekuasaan di era Abbasiyah. Sebelum menjadi terminologi mapan, yang dikenal terlebih dahulu adalah sebutan Ahlul Hadis, yakni kelompok ulama yang secara konsisten menolak penggunaan akal spekulatif dalam agama, dan berpegang teguh pada literalitas hadis. Tokoh sentral gerakan ini adalah Ahmad bin Hanbal (w. 241 H), yang menolak paham khalq ...