Diskursus tentang hubungan agama, sains dan filsafat cukup mengingatkan saya pada polemik beberapa tahun ke belakang di media sosial, yang melibatkan pemikir-pemikir kaliber Gus Ulil, Taufiqurrahman, bahkan A.S Laksana, dll. Perdebatan yang bermula dari masalah kausalitas, posisi teologis al-Ghazali hingga ...
1/Di meja kuning inibakwan goreng, hangat nutrisaridan lagu pop melayu diputar. Tiga remaja canggungdengan seragam biru langit,penuh kebanggaan menghisap hitam tembakaudan tiga cangkir torabikasehitam kata-kata merekasoal nasib sebuah bangsa yang terkuncidalam tempurungnya sendiri. Pukul 22.35, lagu pop melayudan kata-kata merekamasih ...
Manusia bukanlah jawaban. Ia adalah pertanyaan yang terus berulang, bergema dari satu zaman ke zaman lain, dari satu kesadaran ke kesadaran berikutnya. Sejak pertama kali manusia bertanya “siapakah aku?”, sejak itu pula ia terjerat dalam lingkar pencarian yang tak pernah ...
Fenomena pesantren ramah lingkungan pada dasarnya tidak hanya merupakan inovasi pedagogis dalam pendidikan Islam, tetapi juga menjadi ruang integrasi antara nilai-nilai teologis Islam dengan kearifan budaya lokal. Dalam konteks masyarakat Jawa Barat, konsep welas asih dalam budaya Sunda memiliki relevansi ...
Ada sebuah paradoks yang terus menghantu kehidupan manusia modern, semakin mudah seseorang terhubung dengan orang lain, semakin dalam pula ia tenggelam dalam kesendirian batin yang mencekik. Di permukaan, dunia tampak ramai oleh ekspresi, oleh kata-kata, oleh wajah-wajah yang memancarkan kebahagiaan terukur dalam satuan likes dan komentar. Namun di balik layar itu, jutaan manusia berjalan dengan luka tersembunyi yang tidak pernah ...