• Beranda
  • Coretan
    • Refleksi
    • Resensi
    • Sastra
    • Wacana
  • Spektrum
    • Analitik
    • Ekstrensik
    • Fundamental
    • Kreasi
  • Topik
    • Islamika
    • Philosopia
    • Historia
    • Ekonomika
    • Politika
    • Kultura
  • Jurnal
  • Agenda
Diskursus Institute Diskursus Institute
Diskursus Institute Diskursus Institute
  • Beranda
  • Coretan
    • Refleksi
    • Resensi
    • Sastra
    • Wacana
  • Spektrum
    • Analitik
    • Fundamental
    • Ekstrensik
    • Kreasi
  • Topik
    • Islamika
    • Philosopia
    • Historia
    • Ekonomika
    • Politika
    • Kultura
  • Agenda
  • Jurnal
Trending minggu ini

Jangan Langsung Ikut Ribut: Penawaran Cara Membaca Kontroversi Syekh al-Albani

Posted by Tubagus Muhammad Daffa Syafiq Nashr ad-Diba'i 4 October 2026

Memahami Agnotologi Politik sebagai Produksi Ketidaktahuan yang Disengaja dalam Sistem Kekuasaan

Posted by Aditiya Widodo Putra 6 October 2026

Di antara Kurikulum dan Kemanusiaan: Catatan seorang Pendidik

Posted by Setiawan Maulani 5 October 2026

Menjinakkan Kekacauan Lewat Rasionalitas Politik Ibn al-Muqaffa

Posted by Hisyam Abdul Hakim Lubis 9 October 2026

Wildan F. Akbar

Wildan F. Akbar adalah pegiat seni dan budaya, serta peneliti independen yang berfokus pada kajian estetika Islam dan kebudayaan Nusantara. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Sastra, Universitas Padjadjaran, dan meraih gelar Magister Seni Rupa dari Institut Teknologi Bandung. Melalui praktik riset dan kerja kuratorialnya, Wildan mengkaji relasi antara spiritualitas, simbolisme, dan identitas lokal dalam seni rupa kontemporer Indonesia. Ia merupakan pendiri komunitas Bormove (Boarding Movement), sebuah wadah yang mengembangkan wacana dan praktik seni berbasis nilai-nilai pesantren serta menghadirkan dialog antara tradisi dan modernitas dalam konteks seni rupa kontemporer. Sebagai seniman, Wildan kerap mengeksplorasi tema identitas, spiritualitas, dan kesadaran sosial melalui karya dua dimensi, instalasi, dan proyek berbasis komunitas. Pada tahun 2019, ia menerbitkan buku antologi puisi berjudul “Diamku, Gerakku” yang memadukan refleksi batin dan pergulatan eksistensial seniman urban. Selain aktif berkarya dan mengkuratori pameran, Wildan juga menulis esai dan refleksi tentang seni, budaya, dan spiritualitas sebagai bentuk kontribusi intelektualnya terhadap dunia seni rupa Indonesia.

Hegemoni Kapital dan Pelanggaran Ideologis dalam Ekosistem Seni Kontemporer

Posted by Wildan F. Akbar 10 June 2026

PARIRIMBON Sebagai Arsitektur Sains Nusantara

Posted by Wildan F. Akbar 8 May 2026

Rumah di Antara Dua Cahaya: Perjalanan Estetika dari Batin Al-Ghazali Menuju Akal Ibnu Rusyd

Posted by Wildan F. Akbar 2 February 2026

Tubuh Sebagai Struktur Kesadaran dan Sistem Visual dalam Pameran Tunggal “Awakened Body: Gorejat Rasa”

Posted by Wildan F. Akbar 23 January 2026

Negara yang Tergesa Mengangkat, Negara yang Lupa Menghargai

Posted by Wildan F. Akbar 21 January 2026

Teologi Nyeri

Posted by Wildan F. Akbar 27 December 2025

Argumentasi Keindahan dalam Penciptaan Seni

Posted by Wildan F. Akbar 24 December 2025

Naskah-Naskah Suci di Kawasan Samudera Hindia: Meninjau Ulang Pegon Sunda sebagai Wahana Pengetahuan dan Memori Islam

Posted by Wildan F. Akbar 16 December 2025
1 2

Negara Rwanda: Dari Perang Genosida Hingga Menjadi Singapuranya Afrika

Menjinakkan Kekacauan Lewat Rasionalitas Politik Ibn al-Muqaffa

KETIKA TAFSIR MEMINJAM NAMA TUHAN

Kamu Tidak Akan Mampu Memuaskan Semua Pihak: Berkaca dari Kritik terhadap Tafsir al-Manār

Literasi, dan Budaya Digital: Eksperimen Sederhana terhadap Respon Pengguna Threads pada Postingan Edukasi dan Nonedukasi

Memahami Agnotologi Politik sebagai Produksi Ketidaktahuan yang Disengaja dalam Sistem Kekuasaan

Di antara Kurikulum dan Kemanusiaan: Catatan seorang Pendidik

Jangan Langsung Ikut Ribut: Penawaran Cara Membaca Kontroversi Syekh al-Albani

Rasisme pasca Ras

  • Tentang
  • Tim Redaksi
  • Kirim Tulisan
  • Kontributor
  • Kontak
© 2025 diskursus.id - All Rights Reserved