• Beranda
  • Coretan
    • Refleksi
    • Resensi
    • Sastra
    • Wacana
  • Spektrum
    • Analitik
    • Ekstrensik
    • Fundamental
    • Kreasi
  • Topik
    • Islamika
    • Philosopia
    • Historia
    • Ekonomika
    • Politika
    • Kultura
Diskursus Institute Diskursus Institute
Diskursus Institute Diskursus Institute
  • Beranda
  • Coretan
    • Refleksi
    • Resensi
    • Sastra
    • Wacana
  • Spektrum
    • Analitik
    • Fundamental
    • Ekstrensik
    • Kreasi
  • Topik
    • Islamika
    • Philosopia
    • Historia
    • Ekonomika
    • Politika
    • Kultura
Trending minggu ini

Antara Mencerdaskan Bangsa dan Menyambung Nyawa: Ironi Guru Indonesia

Posted by Setiawan Maulani 19 May 2026

Tuhan Tidak Bermain Dadu (Bagian 2): Tapi Manusia Selalu Berjudi dengan Alam Semesta

Posted by Uray Andre Baharudin 21 May 2026

Negara yang Takut pada Nobar

Posted by Fazar Rifqi As Sidik 22 May 2026

Jiwa yang Rapuh di Bawah Lampu Sorot Sakit Hati dan Kelaparan Validasi sebagai Gejala Krisis Subjektivitas Modern

Posted by Muhammad Faturrohman 20 May 2026

Wildan F. Akbar

Wildan F. Akbar adalah pegiat seni dan budaya, serta peneliti independen yang berfokus pada kajian estetika Islam dan kebudayaan Nusantara. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Sastra, Universitas Padjadjaran, dan meraih gelar Magister Seni Rupa dari Institut Teknologi Bandung. Melalui praktik riset dan kerja kuratorialnya, Wildan mengkaji relasi antara spiritualitas, simbolisme, dan identitas lokal dalam seni rupa kontemporer Indonesia. Ia merupakan pendiri komunitas Bormove (Boarding Movement), sebuah wadah yang mengembangkan wacana dan praktik seni berbasis nilai-nilai pesantren serta menghadirkan dialog antara tradisi dan modernitas dalam konteks seni rupa kontemporer. Sebagai seniman, Wildan kerap mengeksplorasi tema identitas, spiritualitas, dan kesadaran sosial melalui karya dua dimensi, instalasi, dan proyek berbasis komunitas. Pada tahun 2019, ia menerbitkan buku antologi puisi berjudul “Diamku, Gerakku” yang memadukan refleksi batin dan pergulatan eksistensial seniman urban. Selain aktif berkarya dan mengkuratori pameran, Wildan juga menulis esai dan refleksi tentang seni, budaya, dan spiritualitas sebagai bentuk kontribusi intelektualnya terhadap dunia seni rupa Indonesia.
HistoriaWacana

Rekonstruksi Historis Dan Simbolik: Proses Perancangan Lambang Nahdlatul Ulama

Posted by Wildan F. Akbar 2 December 2025
1 2

Negara yang Takut pada Nobar

Tuhan Tidak Bermain Dadu (Bagian 2): Tapi Manusia Selalu Berjudi dengan Alam Semesta

Jiwa yang Rapuh di Bawah Lampu Sorot Sakit Hati dan Kelaparan Validasi sebagai Gejala Krisis Subjektivitas Modern

Antara Mencerdaskan Bangsa dan Menyambung Nyawa: Ironi Guru Indonesia

Senandung Tagore Tentang Perempuan

Kenapa Tentara Punya Rumah Dinas, Tapi Guru Tidak?

光的方向 Guāng de fāngxiàng

Apapun Masalahnya, MBG Solusinya

Dua Wajah Keadilan: Tauhid dan Kelas—Nabi Muhammad dan Karl Marx

  • Tentang
  • Tim Redaksi
  • Kirim Tulisan
  • Kontributor
  • Kontak
© 2025 diskursus.id - All Rights Reserved