• Beranda
  • Coretan
    • Refleksi
    • Resensi
    • Sastra
    • Wacana
  • Spektrum
    • Analitik
    • Ekstrensik
    • Fundamental
    • Kreasi
  • Topik
    • Islamika
    • Philosopia
    • Historia
    • Ekonomika
    • Politika
    • Kultura
  • Jurnal
  • Agenda
Diskursus Institute Diskursus Institute
Diskursus Institute Diskursus Institute
  • Beranda
  • Coretan
    • Refleksi
    • Resensi
    • Sastra
    • Wacana
  • Spektrum
    • Analitik
    • Fundamental
    • Ekstrensik
    • Kreasi
  • Topik
    • Islamika
    • Philosopia
    • Historia
    • Ekonomika
    • Politika
    • Kultura
  • Agenda
  • Jurnal
Trending minggu ini

Antara Academic Capital dan Bureaucratic Power: Pemetaan Ranah (Field) Kekuasaan FISIP UNJANI

Posted by Arvi Dimitri Mahayana 20 August 2026

Penyusupan Terhadap AL-GUNYAH: Bukti Historis VS Doktrin Teologis

Posted by Ryandhika Rizky Anugrah 21 August 2026

Ibn Taimiyah: Antara Benci dan Rindu 

Posted by Ryandhika Rizky Anugrah 23 August 2026

Kuasa, Teknologi, dan Kita: Refleksi Kritis Buku Power and Progress

Posted by Faiz Zawahir Muntaha 22 August 2026

Wildan F. Akbar

Wildan F. Akbar adalah pegiat seni dan budaya, serta peneliti independen yang berfokus pada kajian estetika Islam dan kebudayaan Nusantara. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Sastra, Universitas Padjadjaran, dan meraih gelar Magister Seni Rupa dari Institut Teknologi Bandung. Melalui praktik riset dan kerja kuratorialnya, Wildan mengkaji relasi antara spiritualitas, simbolisme, dan identitas lokal dalam seni rupa kontemporer Indonesia. Ia merupakan pendiri komunitas Bormove (Boarding Movement), sebuah wadah yang mengembangkan wacana dan praktik seni berbasis nilai-nilai pesantren serta menghadirkan dialog antara tradisi dan modernitas dalam konteks seni rupa kontemporer. Sebagai seniman, Wildan kerap mengeksplorasi tema identitas, spiritualitas, dan kesadaran sosial melalui karya dua dimensi, instalasi, dan proyek berbasis komunitas. Pada tahun 2019, ia menerbitkan buku antologi puisi berjudul “Diamku, Gerakku” yang memadukan refleksi batin dan pergulatan eksistensial seniman urban. Selain aktif berkarya dan mengkuratori pameran, Wildan juga menulis esai dan refleksi tentang seni, budaya, dan spiritualitas sebagai bentuk kontribusi intelektualnya terhadap dunia seni rupa Indonesia.
EkstrensikKulturaRefleksi

Pseudo-Artistik dan Kebohongan Produksi: Ancaman Terhadap Kredibilitas Seni Rupa

Posted by Wildan F. Akbar 6 December 2025
HistoriaWacana

Rekonstruksi Historis Dan Simbolik: Proses Perancangan Lambang Nahdlatul Ulama

Posted by Wildan F. Akbar 2 December 2025
1 2

Ketika Masyarakat Hanya Menjadi Penonton

Tasawuf Asli Warisan Nabi: Mamah Tau Sendiri

Menginvestigasi Kekerasan Epistemik Positivisme Hukum dan Pembungkaman Keadilan Substantif

Ibn Taimiyah: Antara Benci dan Rindu 

Kuasa, Teknologi, dan Kita: Refleksi Kritis Buku Power and Progress

Penyusupan Terhadap AL-GUNYAH: Bukti Historis VS Doktrin Teologis

Antara Academic Capital dan Bureaucratic Power: Pemetaan Ranah (Field) Kekuasaan FISIP UNJANI

Mengkaji Dilema Taktik dan Strategi dalam Perancangan Kebijakan Publik Indonesia

Beberapa Jenis Logical-Fallacy yang Digunakan Para Awam dan Para SJW dalam Melihat Fenomena Pembacokan di UIN Suska Riau

  • Tentang
  • Tim Redaksi
  • Kirim Tulisan
  • Kontributor
  • Kontak
© 2025 diskursus.id - All Rights Reserved