• Beranda
  • Coretan
    • Refleksi
    • Resensi
    • Sastra
    • Wacana
  • Spektrum
    • Analitik
    • Ekstrensik
    • Fundamental
    • Kreasi
  • Topik
    • Islamika
    • Philosopia
    • Historia
    • Ekonomika
    • Politika
    • Kultura
  • Jurnal
  • Agenda
Diskursus Institute Diskursus Institute
Diskursus Institute Diskursus Institute
  • Beranda
  • Coretan
    • Refleksi
    • Resensi
    • Sastra
    • Wacana
  • Spektrum
    • Analitik
    • Fundamental
    • Ekstrensik
    • Kreasi
  • Topik
    • Islamika
    • Philosopia
    • Historia
    • Ekonomika
    • Politika
    • Kultura
  • Agenda
  • Jurnal
Trending minggu ini

Berhenti Menjadi People Pleasure: Hidup Kita juga Penting (Self-Love)

Posted by Nizar Fatihul Ihsan 15 October 2026

Krisis Epistemologi dalam Masyarakat Indonesia: Dinamika Ledakan Informasi, Produksi Pengetahuan, dan Konstruksi Kebenaran

Posted by Muhamad Fajar Sidik 16 October 2026

Review The History of the Quranic Text from Revelation to Compilation: a Comparative Study with the Old and New Testaments Karya Muhammad Mustafa al-Azami

Posted by Tubagus Muhammad Daffa Syafiq Nashr ad-Diba'i 19 October 2026

Menginvestigasi Ekstraktivisme dan Konstitusionalitas Pasal 33

Posted by Aditiya Widodo Putra 18 October 2026

Aulia Wulan Ramadhani

Akrab disapa Ulya, adalah seorang anak yang sejak kecil gemar berimajinasi. Meski terlihat pendiam, pikirannya selalu penuh dengan ide dan cerita yang berlarian tanpa henti. Menulis kemudian menjadi ruang aman baginya—tempat di mana gagasan dan imajinasi menemukan bentuknya. Keberanian untuk benar-benar menulis baru tumbuh saat ia memasuki bangku kuliah, barangkali karena ia berada di lingkungan yang tepat: jurusan sastra yang memberinya bahasa untuk memahami dunia dan dirinya sendiri.Sejak SD, penulis aktif dalam berbagai kegiatan literasi. Perpustakaan bukan sekadar ruang penuh buku, melainkan tempat ia bersemayam, bertumbuh, dan berdialog dengan banyak perspektif. Kini, penulis juga aktif sebagai aktivis Salman yang bergerak di bidang literasi remaja dan pendidikan.

Kesepian di Era Digital: Perspektif Psikologi Modern dan Tasawuf

Posted by Aulia Wulan Ramadhani 23 February 2026

Reorientasi Mentalitas Pascakolonial dan Gugatan Terhadap Budaya Pelimpahan Tanggung Jawab

Santri dan Masa Depan Pesantren

LILY

Tentang Nasib dan Hal-Hal yang Kita Anggap Biasa

Review The History of the Quranic Text from Revelation to Compilation: a Comparative Study with the Old and New Testaments Karya Muhammad Mustafa al-Azami

Menginvestigasi Ekstraktivisme dan Konstitusionalitas Pasal 33

Berhenti Menjadi People Pleasure: Hidup Kita juga Penting (Self-Compassion)

Krisis Epistemologi dalam Masyarakat Indonesia: Dinamika Ledakan Informasi, Produksi Pengetahuan, dan Konstruksi Kebenaran

Berhenti Menjadi People Pleasure: Hidup Kita juga Penting (Self-Love)

  • Tentang
  • Tim Redaksi
  • Kirim Tulisan
  • Kontributor
  • Kontak
© 2025 diskursus.id - All Rights Reserved