Tutorial Mengetahui S-Line dengan Kacamata Kitab Firasat Imam Fakhruddin Ar-Razi

Akhir-akhir ini tengah booming dimasyarakat sebuah Drama Korea dengan judul S-Line. Drama tersebut mengisahkan orang dengan kemampuan melihat S-Line (Sex Line) seseorang, ada yang mengetahui secara langsung juga dengan menggunakan alat bantu berupa kacamata.

Drama ini begitu menarik karena dengan kemampuan melihat garis sex tersebut memungkinkan seseorang dapat mengungkap berbagai macam persoalan seperti perselingkuhan, pembunuhan dan sebagainya. Lantas dalam real life apakah kita bisa memiliki kemampuan mengetahui ranah seksualitas seseorang serta bagaimana tutorialnya? Silahkan baca sampai tuntas.

Kita mungkin tidak bisa melihat garis-garis kuantitas serta hubungan garis seksual tersebut antara siapa dengan siapa. Tapi dengan ilmu membaca sifat dan karakter orang dari bentuk tubuhnya, gairah seseorang dalam sex dapat dibaca dengan baik.

Ilmuan dahulu sebenarnya sudah banyak yang mengungkap rahasia manusia dengan ciri-ciri fisik maupun non fisik semisal untuk mengetahui bentuk, ukuran, kesehatan alat reproduksi seseorang dengan indikasi tertentu. Diantaranya ada Imam Fakhruddin Ar-razi seorang ilmuwan pelopor fisiognomi Dunia (1150-1210 M) telah memberi petunjuk dalam Kitab Firasatnya.

Ada sebuah testimoni dikisahkan dalam Kitab Firasat tersebut seorang raja yang hendak menguji seorang ahli firasat. Raja tersebut mengirim gambar dirinya melalui seorang pesuruh untuk dikirim kepada Aqlimun, sang raja berpesan agar pesuruh tersebut tidak memberi tahu gambar tersebut adalah potret sang raja.

Singkat cerita si pesuruh telah sampai dan memberikan lukisan tersebut kepada Aqlimun, si Ahli firasat tersebut berkata “Orang ini sangat gemar berzina”. Tidak lama kemudian si pesuruh kembali menghadap raja dan menyampaikan apa yang dikatakan Aqlimun.

Setelah mendengar laporan tersebut, tak disangka sang raja kemudian bergegas pergi kepada Aqlimun untuk menyampaikan kekagumannya. Kepada Aqlimun raja tersebut berkata “Engkau Benar ! Aku memang seperti yang Kau katakan, hanya saja Aku pandai menutupi”.

Menurut Ar-razi kemampuan membaca dan memberikan kesimpulan yg benar seperti kisah diatas terhadap seseorang itu memerlukan kaidah dalam ilmu firasat dan perlu beberapa prinsip untuk diperhatikan seperti astrologi antar orang, indra dan latihan yang dipadukan dengan eksperimen.

Karena terlalu komprehensif dan detail dalam tulisan ini mari kita ulas sedikit saja alamat seseorang yang bisa kita jadikan indikasi kegemaran sex yang tertuang dalam Kitab Firasat. Salah satu contohnya Ia adalah orang dengan tipe kepribadian Sanguinis (Panas) aktivitas mentalnya (al-af al an-nafsnâiyah): cerdas, pintar, lancar berbicara, dan gesit.

Dari segi aktivitas naluriah (al-af’al al-hayawaniyyah): pemarah, pemberani, heroik, nekat, napas dan denyut nadinya kuat, serta bersuara lantang. Dari segi kekuatan yang tergambar (al-quwwah al-mushawwarah): tubuhnya kuat, dadanya bidang, dan urat nadinya lebar.

Dari segi daya tumbuh (al-quwwah an-nâmiyah): tubuhnya cepat berkembang. Dari segi daya serap (al-quwwah al-ghâdziyah): pencernaannya baik, dagingnya banyak (berotot), berwarna merah, dan lemaknya sedikit. Dari segi daya tahan (al-quwwah ad-dafi’ah): rambut dan bulunya banyak, terutama yang berwarna hitam. Dari segi reaksi (al-infi’alat): jika disentuh tubuhnya terasa panas.

Kemudian ciri sanguin Kepala yang bagian belakangnya lebih menonjol (peang) adalah menunjukkan bahwa saraf-saraf yang ada di otak belakang lebih kuat dan lebih tahan dalam energi. urat-urat mata yang besar menunjukkan panasnya bagian otak besarnya gairah. Wajah yang gemuk dan berwarna merah, leher yg besar menunjukkan adanya aliran darah yang kuat.

Seseorang dengan alamat tersebut menunjukan daya reproduksi (al-quwwah al-muwallidah) gairah seksualnya yang besar. Perlu diketahui membaca ciri-ciri menjadi simpulan firasat itu berbeda dengan Tahayul atau khurafat. Firasat ini adalah kemampuan membaca hal batiniyyah dari berbagai hal lahiriyyah.

Ilmu firasat itu berlandaskan dalil Naqli dan Aqli, firasat dapat tiba-tiba muncul di dalam hati bahwa keadaan dan perilaku seseorang ini begini dan begitu tanpa adanya petunjuk fisik dan tanda-tanda yang bisa diraba atau disentuh. firasat juga dapat mengetahui perilaku-perilaku yang tidak terlihat berdasarkan tanda-tanda (keadaan-keadaan) yang tampak.